Software Desain Rumah

Sebelumnya, para arsitek biasa melakukan proses desain hanya menggunakan alat-alat sederhana, yaitu media gambar dan alat tulis. Saat itu, proses desain meliputi kegiatan merancang dan membangun. Namun, sejak bertahun-tahun lalu, sekitar akhir abad ke-20, teknologi penggambaran mengalami kemajuan pesat dan mengenal software desain. q-house.org

Menyusul kemudian adalah perangkat-perangkat lunak generasi lanjutan yang bisa menghasilkan tampilan-tampilan grafis dan animasi (misalnya: Punch! Home Design Platinum, Autocad, 3D Studio Max, Photoshop, Freehand, Flash, Corel Draw, dan lain-lain).

Kemajuan di bidang Informasi dan Teknologi dengan Arsitektur memunculkan beragam software yang bisa membuat gambar sekaligus membuat rekapitulasi volume pekerjaan yang pada akhirnya bisa diterjemahkan ke dalam anggaran biaya.

Inovasi-inovasi baru pun mampu membuat sebuah tim desain menjadi lebih efektif dan efisien. Arsitek atau Desainer bisa bekerja merangkap sebagai juru gambar, penghitung biaya, dan pelaksana pembangunan sekaligus.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *