Surabaya Memiliki Banyak Ruang Terbuka Hijau

Surabaya Memiliki Banyak Ruang Terbuka Hijau

Surabaya Memiliki Banyak Ruang Terbuka Hijau – Surabaya merupakan salah satu kota yang menarik disimak karena konsep kota hijau yang diterapkannya. Kota Pahlawan ini telah meraih sederet penghargaan lingkungan yang membanggakan, beberapa diantaranya ialah Indonesia Green Region Award(IGRA), Adipura Kencana, Adiwiyata dan Kalpataru. Seperti yang telah banyak kita ketahui, pembangunan tata kota yang pesat melaju ke arah moderenisasi kerap menimbulkan efek samping negatif terhadap keberlangsungan lingkungan. Bersamaan dengan tingginya pengeluaran emisi dari pendirian proyek bangunan maupun limbah dari kegiatan industri, wajah kota Surabaya begitu kontras jika dibandingkan 10 tahun sebelumnya. Ketika itu, Anda dapat melihat sungai berwarna abu-abu di sudut kota, dengan pemandangan sampah yang kotor berserakan.

Namun, konsistensi Pemerintah Surabaya dalam menggalakkan sederet program untuk menghijaukan kota, memberi sinyal optimisme akan pembangunan ekonomi yang seiring dengan pelestarian lingkungan. Di tangan Walikota Ir. Tri Rismaharini, target Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus berkembang lebih dari 20,2% dari total luas wilayah kota. Definisi RTH yang dimaksud pun tidak hanya terdiri dari prasarana lingkungan seperti taman dan jalur hijau (pedestrian) saja, namun juga mencakup ruang rekreasi, pekarangan, permakaman, hingga pertanian (Urban Farming). Sebagai kota terbesar di Jawa Timur, tentunya lahan hijau seluas 6.670,41 hektar merupakan porsi lahan yang cukup memuaskan untuk terus dilestarikan.

Ibu Tri Rismaharini yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya tahu benar pentingnya keberadaan penataan penghijauan bagi sebuah kawasan. Beberapa upaya untuk memperluas RTH terlihat dengan penghijauan kembali lahan-lahan eks SPBU yang ada di sejumlah lokasi. Tidak hanya itu, lahan-lahan kosong yang berada di lingkungan publik seperti contohnya di sekitar terminal juga begitu diperhatikan keasriannya. Selain itu Pemerintah juga berhasil mengembalikan sekitar 2.500 hektar lahan di area Timur Surabaya yang menjadi lokasi usaha padahal sebelumnya merupakan kawasan konservasi.

Hingga saat ini, Surabaya telah dihiasi oleh 45 taman kota aktif yang ditanami berbagai macam pohon dan bunga. Didatangkan dari dalam maupun luar negeri, sederet taman ini tersebar di sudut kota. Salah satu yang menarik ialah Taman Flora. Taman seluas 2,4 hektar ini berlokasi tak jauh dari Terminal Bratang dan dilengkapi oleh beragam jenis pohon. Tidak hanya tanaman, beberapa fauna juga tersebar menghiasi sudut taman. Mulai dari Rusa Tutul, Rusa Bawean, hingga beberapa burung yang tertata rapi serta kolam ikan dan air mancur yang semakinmempermanis area ini. Beberapa taman lain yang tak kalah menarik untuk disambangi ialah Taman Apsari, Prestasi, Pelangi dan Bungkul. Keberadaan Ruang Terbuka Hijau maupun Pertanian Kota menjadi bukti komitmen Pemerintah dan warganya untuk menjadikan Surabaya sebagai kota yang serius menerapkan konsep Sustainable City.

Kedepannya pemerintah bertekad mengembangkan Surabaya menjadi Kota Hijau Berwawasan Lingkungan yang terlihat dari sejumlah proyek Bangunan Hijau yang nantinya akan diperluas menjadi lingkungan hijau. Taman kota di Surabaya juga di lengkapi genset untuk taman, sehingga taman tetap terlihat indah dimalam hari meskipun di kota Surabaya sedangĀ  pemadaman listrik. Bukan sembarangan genset yang digunakan, taman ini menggunakan genset yang tidak mengeluarkan banyak asap pembuanganĀ  sehingga ramah terhadap lingkungan. Harga jual genset merk yanmar 15 kva yang digunakan ini tidak mahal, sehingga semua taman bisa dilengkapi genset diesel.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *